Deteksi adalah langkah pertama dalam pencegahan. Menghentikan penyebaran HIV satu tes sederhana pada suatu waktu. The OraQuick ADVANCE® Rapid HIV-1/2 Antibodi Test mendeteksi antibodi terhadap HIV-1 dan HIV-2 dalam 20 menit.
Daftar di PayPal, lalu mulai terima pembayaran menggunakan kartu kredit secara instan.
Tampilkan postingan dengan label Test HIV. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Test HIV. Tampilkan semua postingan

Tes HIV

Apakah tes HIV?
Tes HIV merupakan pengujian untuk mengetahui apakah HIV ada dalam tubuh seseorang. Tes HIV yang umumnya digunakan adalah yang mendeteksi antibodi yang diproduksi oleh sistem kekebalan tubuh dalam merespons HIV, karena antibodi itu lebih mudah (dan lebih murah) dideteksi dibanding pendeteksian virus itu sendiri. Antibodi diproduksi oleh sistem kekebalan tubuh dalam merespons suatu infeksi.
Bagi sebagian besar orang, antibodi tersebut memerlukan waktu tiga bulan untuk berkembang. Dalam beberapa kasus yang jarang terjadi, antibodi ini perlu sampai enam bulan untuk berkembang.
Setelah kemungkinan pajanan, berapa lamakah saya harus menunggu sebelum menjalani tes HIV?
Hendaknya anda menunggu tiga bulan setelah pajanan sebelum dites HIV. Walaupun tes antibodi HIV sangat sensitif, ada “periode jendela” selama tiga sampai 12 minggu, yang merupakan periode antara terinfeksi HIV dengan kemunculan antibodi yang dapat dideteksi. Dalam hal tes anti HIV paling sensitif yang saat ini direkomendasikan, ?periode jendela?-nya adalah sekitar tiga minggu. Periode ini bisa saja lebih lama bila tes yang kurang sensitif yang digunakan.
Selama “periode jendela”, orang yang terinfeksi HIV tidak memiliki antibodi yang dapat dideteksi oleh tes HIV dalam darahnya. Kendatipun demikian, seseorang mungkin sudah memiliki HIV dalam kadar tinggi dalam cairan tubuhnya seperti darah, cairan semen, cairan vagina, dan ASI. HIV dapat ditularkan ke orang lain selama “periode jendela” ini, walau tes HIV mungkin saja tidak menunjukkan bahwa anda tidak terinfeksi HIV.
Mengapa saya harus menjalani tes HIV?
Ada dua keuntungan penting bila anda mengetahui status HIV. Pertama, bila anda terinfeksi HIV, anda dapat mengambil langkah-langkah yang dipandang perlu sebelum gejala muncul, yang secara potensial dapat memperpanjang hidup anda selama beberapa tahun. Kedua, bila anda tahu bahwa anda terinfeksi, anda dapat mengambil segala kewaspadaan yang dipandang perlu untuk mencegah penyebaran HIV kepada orang lain.
Di mana saya dapat menjalani tes/ pemeriksaan?
Banyak tempat di mana anda dapat dites HIV: di kantor praktek dokter swasta, departemen kesehatan setempat, rumah sakit, klinik keluarga berencana, dan tempat-tempat yang secara khusus dibangun untuk pengetesan HIV. Cobalah untuk mencari tahu tentang tes di tempat dimana konseling HIV/AIDS diberikan.
Apakah hasil tes saya bersifat rahasia?
Semua orang yang melakukan tes HIV harus memberikan izin sebelum dites. Hasil tes harus mutlak dijaga kerahasiaannya.
Ada berbagai jenis tes yang tersedia:
  • Tes HIV rahasia
Para ahli kesehatan yang menangani tes HIV menyimpan hasil tes dalam data medis secara rahasia. Hasil tidak dapat dibagi dengan orang lain tanpa izin tertulis dari orang yang dites.
  • Tes HIV Anonim
nama orang yang dites tidak digunakan dalam kaitannya dengan tes tersebut. Sebagai gantinya, sebuah nomor kode diterakan dalam tes, yang memungkinkan individu yang dites menerima hasil tes. Tidak ada dokumen tersimpan yang dapat mengaitkan orang dengan tesnya.
Kerahasiaan bersama (shared confidentiality) dianjurkan, dalam artian kerahasiaan tersebut juga dipegang oleh orang lain yang mungkin meliputi anggota keluarga, orang yang dicintai, para pengasuh, dan teman-teman yang layak dipercaya. Namun perlu hati-hati dalam membuka hasil tes HIV karena dapat menimbulkan diskriminasi dalam perawatan kesehatan, serta lingkungan profesi dan sosial. Oleh karena itu keputusan atas kerahasiaan bersama harus sepenuhnya atas kehendak orang yang akan dites. Walaupun hasil tes HIV sebaiknya tetap dijaga kerahasiaannya, para ahli seperti konselor, pekerja sosial, dan pekerja kesehatan perlu juga untuk mengetahui status HIV-positif seseorang dalam upaya memberikan perawatan yang sesuai.
Apa yang harus saya lakukan ketika saya terjangkit HIV?
Berkat perkembangan pengobatan baru, kini terdapat lebih banyak orang yang hidup dengan HIV (ODHA) dapat menjalani hidup yang lebih sehat dan lebih lama. Sangatlah penting bagi anda untuk memiliki dokter yang tahu bagaimana cara perawatan HIV. Konselor atau perawat terlatih dapat memberikan konseling dan merekomendasikan dokter yang tepat.
Selain itu, anda dapat melakukan hal-hal berikut agar tetap sehat:
  • Ikuti petunjuk dokter anda. Atur dan tepai janji dengan dokter. Bila dokter anda memberi resep, minumlah sesuai dengan yang tertera dalam resepnya.
  • Lakukan imunisasi (suntikan) untuk mencegah infeksi seperti pneumonia dan flu (setelah berkonsultasi dengan dokter anda).
  • Bila anda merokok atau anda menggunakan obat-obatan yang tidak diresepkan oleh dokter anda, segera hentikan.
  • Makan makanan yang sehat.
  • Berolahragalah secara teratur agar tetap sehat dan kuat.
  • Tidur dan beristirahatlah dengan cukup.
Apa artinya bila tes HIV saya hasilnya negatif?
Hasil tes yang negatif berarti bahwa di dalam darah anda, tidak terdapat antibodi HIV saat Anda melakukan tes. Bila anda negatif, pastikan bahwa anda tetap seperti itu: pelajari berbagai fakta mengenai penularan HIV dan hindarkan diri agar tidak terjerumus dalam perilaku yang tidak aman.
Kendatipun demikian, masih terdapat kemungkinan terinfeksi, karena sistem kekebalan tubuh memerlukan waktu sampai tiga bulan untuk memproduksi antibodi dalam jumlah yang cukup untuk mengindikasikan infeksi dalam tes darah anda. Sangat disarankan untuk melakukan tes ulang beberapa waktu setelah tes pertama itu, dan seraya menunggunya, anda bersifat waspada. Selama “periode jendela” sangat besar kemungkinan seseorang untuk menularkan, dan karenanya, anda hendaknya melakukan berbagai upaya untuk mencegah kemungkinan terjadinya penularan.

Sumber : http://www.aidsindonesia.or.id/dasar-hiv-aids/tes-hiv

Surat Keterangan Pendaftaran dan Hasil Uji Produk



Instruksi Penggunaan Alat (Brosur)


Tes HIV oral memberi hasil yang akurat di Afrika Selatan


Oleh: Michael Carter, aidsmap.com, 28 Mei 2008

Dua jenis tes HIV oral terbukti sangat akurat dalam sebuah penelitian yang dilakukan di Namibia. Hal ini
dilaporkan dalam Journal of Acquired Immunde Deficiency Syndromes edisi 1 Mei 2008. Penelitian ini
dilakukan pada pasien yang terinfeksi HIV subtipe C dan tes OraQuick menunjukkan 100% akurat,
sedangkan tes OraSure adalah 98,9% akurat. Para peneliti berpendapat bahwa tes HIV oral dapat dipakai
untuk membantu diagnosis HIV di rangkaian terbatas sumber daya dan membantu mengumpulkan
informasi surveilans.
Untuk merancang prakarsa pencegahan dan pengobatan secara tepat, penting untuk memiliki informasi
surveilans HIV yang akurat. Hal ini khususnya berlaku di Afrika Selatan tempat epidemi yang terus
berkembang. Tes cairan mulut berpotensi menjadi alat yang bermanfaat dalam proyek pengamatan ini.
Dua jenis tes HIV oral sudah disetujui di AS (OraQuick dan OraSure) dan terbukti mampu mendiagnosis
infeksi HIV secara akurat. Tetapi penelitian tentang ketepatan tes tersebut dilakukan di negara di mana
sebagian besar pasiennya terinfeksi HIV subtipe B. Hanya sangat sedikit informasi tentang keakuratan
kedua tes ini pada peserta yang sebagian besar terinfeksi HIV non-subtipe B.
Oleh karena itu para peneliti merancang penelitian lintas seksi (atau “snap-shot”) untuk meneliti
ketepatan kedua tes HIV oral tersebut. Populasi penelitian melibatkan 273 perempuan hamil dengan
status HIV yang tidak diketahui di Namibia. Subtipe HIV yang paling utama di tempat ini adalah HIV
subtipe C.
Dua contoh cairan mulut dikumpulkan dengan memakai tes OraQuick danOraSure. Contoh darah
diambil dari perempuan dan dites terhadap antibodi HIV untuk menilai ketepatan tes oral tersebut.
Tes darah menunjukkan bahwa 70 (26%) perempuan terinfeksi HIV. Hasil OraQuick tersedia untuk
seluruh 273 perempuan dan 100% akurat. Enam hasil OraSure dikeluarkan karena tidak diberi label
nama dengan baik, dan tiga (1,1%) hasil tidak sesuai dengan hasil dari tes darah pasangannya. Hal ini
termasuk dua hasil negatif palsu dan satu hasil positif palsu.
Para peneliti berpendapat bahwa dua hasil negatif palsu mungkin karena cairan mulut yang dikumpulkan
tidak cukup banyak, atau karena pasien memiliki antibodi HIV yang sangat rendah.
“Sepengetahuan kami, penelitian ini adalah yang pertama melaporkan hasil tes darah ELISA dengan
cairan mulut pada populasi yang paling banyak terinfeksi dengan HIV subtipe C”, para peneliti menulis.
Mereka menambahkan, “sehubungan dengan banyaknya subtipe C di daerah prevalensi tinggi, misalnya
Afrika selatan dan timur serta India, tes cairan mulut yang disetujui dapat sangat bermanfaat untuk
meningkatan upaya surveilans di tempat yang paling membutuhkannya.”
Ringkasan: Oral HIV tests yield accurate results in southern Africa

Sumber: Hamers RL et al. Diagnostic accuracy of 2 oral fluid-based tests for HIV surveillance in Namibia. J Acquir Immune Defic Syndr 48:
116 – 118, 2008.

OraQuick : Rapid Antibody Test HIV-1/2

Deteksi adalah langkah pertama dalam pencegahan. Menghentikan penyebaran HIV satu tes sederhana pada suatu waktu. The OraQuick ADVANCE® Rapid HIV-1/2 Antibodi Test mendeteksi antibodi terhadap HIV-1 dan HIV-2 dalam 20 menit.
 
  • Cepat. Menyediakan hasil dalam 20 menit, memungkinkan pasien untuk belajar status mereka dalam satu kunjungan dan memungkinkan pasien HIV positif yang akan terhubung ke perawatan segera.
  • Fleksibel. Disetujui untuk cairan oral, plasma, fingerstick atau venipuncture spesimen darah. Ideal untuk kedua pengaturan klinis dan non-klinis.
  • Akurat. Lebih besar dari 99% perjanjian dengan Western konfirmasi blot.1
  • Sederhana. CLIA-dibebaskan untuk cairan mulut, darah venipuncture fingerstick dan utuh dan menawarkan kemampuan untuk menguji dalam lingkungan pengujian non-tradisional, seperti program penjangkauan dan klinik pengujian mobile.
  • Patient-Preferred. Penawaran pasien akurat tes HIV tanpa membutuhkan darah atau jarum. Pengujian tanpa sakit dengan cairan oral berarti lebih banyak orang dapat di tes, lebih banyak pasien HIV positif yang terhubung ke perawatan dan lebih sedikit orang yang terkena.
Permintaan Produk Informasi Lebih Lanjut » CDC mendesak saat ini pedoman HIV rutin screening Fakta
  • Lebih dari 1,1 juta orang di AS terinfeksi HIV dan 232.700 tidak tahu.
  • Orang-orang ini tak mengetahui penyebab 54-70% dari 56.300 infeksi baru annually.
  •  75% orang HIV + akan mengubah perilaku berisiko ketika mereka belajar status.
Risiko pengujian berbasis TIDAK mencapai tujuan mengidentifikasi semua orang HIV +. Pedoman CDC merekomendasikan mengambil langkah-langkah untuk membantu menghentikan penyebaran HIV

    
* Screen semua orang 13-64 tahun di semua pengaturan kesehatan.
    
* Identifikasi semua orang HIV +. Hubungkan mereka untuk perawatan awal.
    
* Mendidik masyarakat tentang faktor-faktor risiko untuk memberdayakan mereka untuk tetap sehat.